Deskripsi Buku:
  • Judul : Kebijakan Manajemen Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus
  • Penulis : Prof. Dr. Verry Ronny Palilingan, M.Eng; Prof. Dr. Deitje A. Katuuk, M.Pd; dr. Irithca Jayanty Tengker, Sp.KFR., AIFO-K
  • Editor : Prof. Dr. Ruth Umbase, M.Si
  • Edisi : Pertama
  • Tempat Terbit : Minahasa, Indonesia
  • Bahasa : Indonesia
  • Tahun : 2026
  • Halaman : vii + 182
  • Dimensi : UNESCO 15,5 x 23 cm
  • ISBN : On Process

Sinopsis:

PENDIDIKAN merupakan hak setiap anak tanpa terkecuali, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang memiliki karakteristik, potensi, dan kebutuhan belajar yang beragam. Dalam mewujudkan pendidikan yang adil, inklusif, dan berkualitas, diperlukan kebijakan serta manajemen pendidikan yang mampu menjawab tantangan penyelenggaraan layanan pendidikan secara menyeluruh.

Buku Kebijakan Manajemen Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus membahas secara komprehensif konsep, prinsip, dan implementasi kebijakan pendidikan yang mendukung layanan pendidikan bagi ABK. Pembahasan mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi program pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Selain mengulas landasan filosofis, yuridis, dan kebijakan pendidikan inklusif, buku ini juga mengangkat peran pemerintah, lembaga pendidikan, tenaga pendidik, keluarga, serta masyarakat dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang ramah, adaptif, dan berkelanjutan. Berbagai strategi manajemen pendidikan disajikan untuk membantu sekolah mengembangkan layanan yang efektif, partisipatif, dan berpihak pada perkembangan setiap anak.

Ditujukan bagi akademisi, mahasiswa, pendidik, pengelola pendidikan, peneliti, serta para pengambil kebijakan, buku ini diharapkan menjadi referensi dalam memperkuat tata kelola pendidikan yang mampu membuka akses dan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik. “Pendidikan yang berkualitas bukan hanya tentang membuka pintu sekolah, tetapi memastikan setiap anak memperoleh ruang untuk tumbuh, belajar, dan berkembang sesuai potensinya.”