Deskripsi Buku:
  • Judul : Sejarah Asia Selatan
  • Penulis : Aksilas Dasfordate
  • Editor
  • Edisi : Pertama
  • Tempat Terbit : Minahasa, Indonesia
  • Bahasa : Indonesia
  • Tahun : 2026
  • Halaman : xii + 150
  • Dimensi : UNESCO 15,5 x 23 cm
  • ISBN : On Process

Sinopsis:

Asia Selatan bukanlah sekadar bentangan geografis yang luas, melainkan episentrum salah satu peradaban tertua dan paling dinamis di dunia. Kawasan ini telah menjadi panggung interaksi antarbangsa yang melahirkan kekayaan budaya, tradisi, dan sistem kepercayaan. Buku ini hadir sebagai sebuah literatur komprehensif yang membedah sejarah Asia Selatan secara runut, menyajikan tinjauan selayang pandang atas kebudayaan yang mengakar kuat di tengah masyarakatnya.

Melalui lembaran buku ini, pembaca diajak menelusuri jejak kejayaan masa lampau. Kajian dimulai dengan memetakan struktur politik dan keagungan kerajaan-kerajaan awal di Asia Selatan. Perhatian khusus diberikan pada masa Pemerintahan Gupta, sebuah era keemasan yang menandai puncak pencapaian intelektual, seni, dan tata negara, sekaligus meletakkan fondasi peradaban klasik yang tak lekang oleh waktu.

Dinamika sejarah kawasan ini terus berputar seiring dengan masuknya peradaban baru. Buku ini mengupas tuntas transformasi sosial dan politik yang terjadi ketika peradaban Islam hadir di India. Bukan sekadar menyoroti pergantian kekuasaan, fase ini menguraikan terjadinya asimilasi dan sintesis budaya yang unik, membaurkan tradisi lokal yang telah mapan dengan nilai-nilai Islam yang kemudian mengubah wajah arsitektur dan tata sosial Anak Benua secara permanen.

Namun, babak baru yang penuh gejolak harus dihadapi ketika Kolonialisme Inggris menancapkan kukunya. Imperialisme Barat secara fundamental merombak tatanan ekonomi dan hierarki masyarakat Asia Selatan. Di sinilah buku ini menajamkan analisisnya, memperlihatkan bagaimana eksploitasi dan kebijakan opresif justru menjadi pemantik lahirnya kesadaran nasional. Narasi heroik Pergerakan Kebangsaan India menuju kemerdekaan dikupas secara mendalam, menyoroti perjuangan melawan dominasi asing yang memuncak pada terbelahnya geopolitik kawasan, hingga rentetan peristiwa bersejarah yang pada akhirnya membidani terbentuknya identitas negara baru, Bangladesh.

Ditulis dengan pendekatan historis yang tajam namun dikemas menggunakan gaya bahasa yang lugas, buku ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan referensi di ruang-ruang akademik sekaligus menjadi bacaan pencerah bagi masyarakat umum. Sebuah karya esensial yang tidak hanya merekam fakta masa lalu, tetapi juga memberikan pemahaman utuh mengenai bagaimana konstelasi sejarah membentuk identitas peradaban Asia Selatan di era modern.